Apa yang harus dilakukan jika "Mr P" Loyo ?

 Lady Fem
Apa yang harus dilakukan jika "Mr P" Loyo ?
Semakin berjalannya usia seseorang, maka akan semakin besar kemungkinan mengalamai gangguan (disfungsi) ereksi. Hal ini tentu akan membuat frustasi, apalagi jika libido Anda masih besar tapi kemampuan organ vital sudah tidak lagi bisa di harapkan. Tidak sedikit pria yang merasa penis nya loyo, kemudian mengambil jalan pintas dengan mengkonsumsi obat kuat.

Walaupun pengobatan dapat meringankan gejala dari disfungsi ereksi, tapi tidak selama nya orang yang mengalami nya perlu untuk mengkonsumsi obat kuat.

Baca juga : 


Menurut konselor seks, sekaligus dokter spesialis kejiwaan dr. Naek L Tobing, disfungsi ereksi secara umum disebabkan oleh dua hal, yaitu fisik dan psikologis.

Seperti dikutip dari Kompas Health, ia memaparkan " Untuk mereka yang mengalami disfungsi ereksi karena permasalahan fisik, maka penggunaan obat obatan, memang perlu untuk dilakukan. Sementara itu, untuk yang disfungsi ereksinya karena masalah psikologis, sebenarnya tidak memerlukan obat.

Sebelum melakukan terapi obat obatan disfungsi ereksi, diperlukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebabnya. Untuk itu diperlukan pemeriksaan fisik pasien yaitu dengan melakukan cek darah untuk mengetahui kadar kolestrol, gula darah serta tekanan darah.

Hal itu untuk membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit dasar yang dialami oleh pasien yang mungkin menyebabkan pasien mengalami gagal ereksi. Tujuannya adalah supaya terapi yang diberikan sesuai dengan tujuannya.

Ia menjelaskan jika masalah fisik disebabkan karena kurangnya hormon seksual dan aliran darah ke penis yang tidak lancar. Jika seseorang menderita gangguan kolesterol, diabetes, penyakit jantung, ataupun tekanan darah tinggi, maka semakin besar juga kemungkinan terjadinya disfungsi ereksi.

Sementara itu, disfungsi ereksi yang disebabkan oleh masalah psikologis biasanya disebabkan karena adanya masalah dalam hubungan antara pasangan. Misalnya, ada konflik, sudah tidak saling mencintai, bahkan ketegangan karena melakukan kesalahan yang di tutupi.

Dokter yang mendapatkan gelarnya dari University of Minnesota, Amerika Serikat ini mengatakan jika solusi untuk pria yang mengalami disfungsi ereksi karena masalah psikologi adalah terapi psikologi seperti konseling.

Baru baru ini, studi dalam Journal of Sexual Medicine tersebut menemukan jika ada banyak hal yang mempengaruhi perbaikan kemapuan ereksi. Diantaranya adalah mengurangi berat badan, mengkonsumsi makanan sehat, bergerak lebih aktif, dan mengurangi alkohol serta meningkatkan kualitas tidur.


Terima kasih telah membaca artikel : Apa yang harus dilakukan jika "Mr P" Loyo ? Semoga bermanfaat

Apakah anda mengalami Ejakulasi Dini ? Baru sebentar udah Keluar ?
Ingin lebih tahan Laaama ketika bercinta ? Ingin Memuaskan Istri anda ?


close
Foredi