Bagaimana Menyikapi Pasangan yang Mengalami Disfungsi Ereksi

 Lady Fem
Bagaimana Menyikapi Pasangan yang Mengalami Disfungsi Ereksi
Setiap pasangan, pasti tidak menginginkan salah satu pasangannya, baik suami atau istri mengalami gangguan pada alat vitalnya. Lalu bagaimana jika salah satu pasangan mengalami disfungsi ereksi ?

Hal yang paling menakutkan kaum pria adalah mengalami disfungsi ereksi, yaitu ketidakmampuan mendapatkan ereksi. Hal ini tentu akan meruntuhkan rasa percaya diri pada kaum pria, bahkan pria yang terkena disfungsi ereksi dapat mengalami gangguan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang tepat dari sang istri.

Disfungs ereksi pada kaum pria, dapat disebabkan oleh banyak hal, dari adanya gangguan pada pembuluh darah karena penyakit kronik, stres, kadar testosteron yang renda sampai masalah yang belum diselesaikan dengan pasangannya.

Baca juga : 


Pria, yang mengalami disfungsi ereksi atau menurunnya libido, sangat rentan terkena masalah psikologi seperti depresi, kecemasan dan stres yang dapat berujung pada bermasalahnya hubungan dengan pasangannya, demikian menurut psikolog Tara d Thouars.

"Ketika ereksinya mengalami masalah, maka pria dapat merasa insecure terhadap dirinya sendiri, merasa tidak kompeten sebagai pria dan merasa kurang percaya diri jika dibandingkan dengan pria lain." ungkap Tara.

Dilain pihak, seorang pria, akhirnya cenderung untuk menghindari melakukan kontak fisik atau berhubungan intim dengan pasangannya, atau ia merasa bersalah terhadap pasangannya.

Sementara itu, pasangannya atau istrinya akan merasa tidak menarik, merasa tidak dicintai, dan merasa bersalah, karena tidak dapat membuat pasangannya terangsang.

Tara mengatakan, jika kondisi seperti itu dapat dicegah, bila kedua pihak mau saling terbuka untuk membicarakannya. "Carilah waktu yang tepat, jangan dibahas pada saat itu juga ditempat tidur, karena suami pasti stres. Maka tunggu ketika suasana lebih enak dan mood-nya lagi baik". ungkap psikolog dari Sanotarium Dharmawangsa ini.

Selain itu, sang istri juga sebaiknya jangan memulai pembicaraan dengan menuduh suaminya. " Jangan menggunakan kata kata yang menuduh, misal : curiga jika suaminya tidak terangsang karena ia selingkuh, dan sebagainya." ungkapnya.

Pria juga harus paham jika disfungsi ereksi dapat dialami oleh setiap pria. "Disfungsi ereksi atau libido rendah, adalah hal yang wajar. Maka jangan hanya karena sekali saja tidak dapat ereksi, Anda langsung merasa tidak berguna" Tara menyarankan.

Dengan membahas hal ini dengan pasangan, maka suami dan istri dapat saling mendukung untuk mencari solusi. " Sebelum bertambah semakin parah, maka harus segera dicarikan solusi, sehingga menjadi lebih cepat happi." katanya.

Gangguan ereksi pada pria, dapat diatasi jika Anda mengetahi penyebabnya. Maka konsultasikanlah dengan dokter, karena hal ini ada banyak obat obatan yang telah terbukti menolong banyak pria.

Walaupun begitu, dr. Nugroho Setiawan, spesialis andrologi, menyarankan agar kaum pria tidak mengambil jalan pintas yaitu dengan mengkonsumi obat kuat.

"Kita harus mengetahui akar dari masalahnya, supaya pengobatan menjadi lebih efektif dan kualitas hidup dapat diperbaiki. Waspadailah obat kuat dari herbal, apalagi jika hasilnya instan". kata Nugroho.
Terima kasih telah membaca artikel : Bagaimana Menyikapi Pasangan yang Mengalami Disfungsi Ereksi Semoga bermanfaat

Apakah anda mengalami Ejakulasi Dini ? Baru sebentar udah Keluar ?
Ingin lebih tahan Laaama ketika bercinta ? Ingin Memuaskan Istri anda ?


close
Foredi