Hati-hati, Kurang Tidur dapat Mempengaruhi dua Hal Ini Dalam Kehidupan Seks Pria.

 Lady Fem
Hati-hati, Kurang Tidur dapat Mempengaruhi dua Hal Ini Dalam Kehidupan Seks Pria.
Pada zaman sekarang, kehidupan manusia, terutama pada pria, sudah sangat sulit di kontrol. Banyak kaum pria yang harus bekerja shift ataupun lembur, hal itu dilakukan karena untuk memenuhi tuntutan pekerjaan sehingga mengakibatkan pola tidur pria menjadi tidak teratur dan kurang tidur. Tapi tahukah Anda jika pola tidur dapat mempengaruhi kehidupan seks Anda ?

Sebuah penelitian terbaru, menghubungkan antara kurang tidur pada prida dengan kualitas sperma yang dihasilkannya. Sebelum itu, penelitian lainnya telah mengungkapkan hubungannya dengan libido atau gairah seks.

Baca juga : 


Pria yang tidur kurang dari 5 jam sehari, selama seminggu berturut-turut akan mengalami penurunan kadar testosteronnya. Salah satu dampak dari penurunan kadar testosteron adalah menurunnya libido, demikian menurut penelitian di University of Chicago pada 2011.

Testosteron, meskipun lebih dikenal sebagai hormon seks, tapi juga mempunyai pengaruh pada sistem organ yang lainnya. Menurunnya kadar testosteron di dalam tubuh, dalam berbagai penelitian juga dihubungkan dengan sidnrom metabolik, yang diantaranya meliputi penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Seperti dilansir dari The Telegraph, Prof Eve Van Cauter yang memimpin penelitian tersebut mengatakan jika durasi dan kualitas tidur yang kurang, semakin dikenali sebagai pengganggu endokrin.

Sementara itu, menurut Men's Health, penelitian terbaru di Boston University membuktikan jika pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam sehari, mempunyai peluang 31 persen lebih rendah untuk memiliki keturunan. Dalam hubungannya dengan kualitas sperma, maka durasi tidur yang ideal menurut penelitian tersebut adalah 7 sampai 8 jam.

Sama dengan penelitian sebelumnya, kesimpulan ini juga mempunyai hubungan dengan kadar testosteron. Para ilmuwan mempunyai asumsi jika kurang tidur mempunyai pengaruh pada produksi testosteron yang memang mempunyai peranan penting dalam proses pembentukan sperma.

Pria muda yang kurang tidur, hormon seksnya menurun 10 sampai 15 persen.

Untuk pria muda, yang tidurnya selalu kurang dari 5 sampai 6 jam setiap malam, sebaiknya berhati hati. Hal ini karena, pria muda yang usia nya 20 tahunan sampai 30 tahunan, jika selaku kekurangan waktu tidur, maka akan mengalami penurunan hormon testosteron (hormon seks pria) dengan jumlah yang sama seperti yang terjadi pada proses penuaan selama 10 sampai 15 tahun atau 10 sampai 15 persen.

Kadar testosteron yang rendah, dapat memberikan konsekuensi yang negatif untuk pria muda, tidak hanya pada perilaku seksual dan reproduksi semata.

Hal ini karena, testosteron juga penting untuk membangun kekuatan, masa otot dan kepadatan tulang. Jika kadar testosteron rendah, maka hal itu dapat menyebabkan rendahnya tingkat energi, libido yang berkurang, konsentrasi yang berkurang serta kelelahan.

Ketua tim peneliti Eve Van Cauter, profesor kedokteran dari University of Chicago Medical Centre di AS seperti dilansir dari health.india., mengatakan jika kadar testosteron yang rendah, sering dihubungkan dengan berkurangnya kekuatan tubuh sebagai konsekuensi dari jam tidur yang minim.

Peneliti merekrut sekelompok pria muda untuk menjadi partisipan pada penelitian ini dan telah memberikan berbagai tes untuk memantau adanya gangguan endokrin, kejiwaan dan masalah tidur yang mungkin dialami. Partisipan, rata-rata berusia 24 tahu, kurus dan dalam kondisi sehat.

Kemudia, partisipan tersebut menghabiskan 3 malam di dalam laboratorium untuk tidur sampa 10 jam, kemudian menghabiskan 8 malam untuk tidur kurang dari 5 jam. Lalu, darah partisipan di ambil untuk sampel setiap 15 sampai 30 menit selama 24 jam, pada hari terakhir fase tidur 10 jam dan hari terakhir fasi tidur 5 jam.

Hasilnya adalah, efek kurang tidur terhadap kadar testosteron mempunyai dampak yang nyata hanya setelah satu minggu mengalami tidur pendek. Pengurangan jam tidur selama 5 jam saja, telah membuat kadar testosteron partisipan menurun 10 sampai 15 persen. Kadar terendah testosteron partisipan, terjadi pada sore hari.

Pada masa-masa itu, partisipan pun dilaporkan jika mengalami penurunan kesejahteraan seketika kadar testosteronnya menurun. Suasana hati dan semangat partisipan semakin lama semakin menurun, seiring pembatasan tidur pada studi berlangsung.


Terima kasih telah membaca artikel : Hati-hati, Kurang Tidur dapat Mempengaruhi dua Hal Ini Dalam Kehidupan Seks Pria. Semoga bermanfaat

Apakah anda mengalami Ejakulasi Dini ? Baru sebentar udah Keluar ?
Ingin lebih tahan Laaama ketika bercinta ? Ingin Memuaskan Istri anda ?


close
Foredi