Ini Fakta Mengenai Selaput Dara dan Keperawanan

 Lady Fem
Ini Fakta Mengenai Selaput Dara dan Keperawanan
Jika berbicara mengenai keperawanan, maka hal itu tidak lepas dari kata "selaput dara". Banyak orang yang percaya jika koyaknya selaput dara, sama dengan hilang nya keperawanan seorang wanita.

Tidak hanya itu, malam pertama wanita juga di tandai dengan keluarnya darah, yang menandakan jika wanita tersebut masih perawan. Padahal, faktanya tidak seperti itu.

Seperti dilansir dari laman Yourtango, Senin (30/1/2017), berikut ini fakta seputar selaput dara dan keperawanan, hal ini agar tidak terjadi salah kaprah mengenai anatomi tubuh wanita yang satu ini.

Baca juga : 


1. Tidak ada yang mengetahui, mengapa wanita dilahirkan dengan selaput dara.

Yups, tidak ada yang mengetahui mengapa wanita dilahirkan dengan selaput dara. Membran dengan bentuk seperti kue donta itu, menonjol dan tebal tapi mengalami perubahan yang sangat cepat.

2. Setelah wanita beranjak dewasa, selaput dara biasanya koyak. 

Pada masa remaja, selaput dara mulai menipis dan melebar, hal ini karena berbagai kegiatan seperti olahraga, membersihkan diri, dan aktivitas sederhana lainnya seperti berjalan. Maka sedikit selaput dara mungkin masih tersisa disekitar pembukaan vagina.

3. Ketika pertama kali berhubungan seksual, maka biasanya wanita akan mengalami nyeri, tapi hal itu bukan karena selaput dara yang terkoyak. 

Nyeri ketika pertama kali berhubungan seks adalah karena selaput dara yang terkoyak adalah mitos. Hal ini karena sebagian besar selalput dara sudah koyak sebelum wanita mengalami penetrasi seksual pertama kalinya dan koyaknya selaput dara tersebut, jarang diiringin dengan timbulnya nyeri.

Banyak wanita muda yang percaya jika pengalaman bercinta pertama kali dengan pasangannya terasa sakit, karena itulah informasi yang mereka terima. Ketika kita menerima informasi yang keliru itu, maka tidak heran jika akhirnya kita menjadi resah dan tegang, hal ini akhirnya mengakibatkan rasa nyeri ketika melakukan hubungan seks pertama kali.

4. Ketika pertama kali berhubungan seks, maka darah yang keluar bukan disebabkan karena koyaknya selaput dara. 

Sebagian besar, pasangan muda yang belum memiliki pengalaman melakukan hubungan seksual. Hal ini yang membuatnya terburu-buru serta kurang nya pelumas pada vagina atau seks yang kasar, sehingga menyebabkan jaringan vagina yang sangat sensitif menjadi terluka. Hal itulah yang menyebabkan wanita berdarah pada malam pertama. Bukan karena disebabkan oleh selaput dara yang koyak.

5. Selaput dara yang utuh tidak menutupi semua pembukaan vagina

Wanita yang sedang puber, tidak dapat menstruasi dengan lancar jika selaput dara menutupi seluruh permukaan vagina.

6. 1 dari 200 wanita memiliki selaput dara yang "tidak terbuka"

Artinya adalah, ada 0,5 persen selaput dara yang tidak melebar secara alami dan tidak mengalami sedikit pembukaan yang dapat memungkinkan tampon atau alat kelamin pria, melakukan penetrasi dengan nyaman. Namun hal ini dapat diatasi dengan tindakan bedah.

7. Menurut sejarah, zaman dulu orang susah payah membuktikan bahwa selaput dara wanita, telah koyak setelah menikah. 

Pada budaya zaman dulu, keluarga mengharapkan pasangan pengantin baru, akan menyerahkan sprei dengan noda dara pada malam pertama, hal ini untuk membuktikan jika pengantin wanita masih perawan.


Terima kasih telah membaca artikel : Ini Fakta Mengenai Selaput Dara dan Keperawanan Semoga bermanfaat

Apakah anda mengalami Ejakulasi Dini ? Baru sebentar udah Keluar ?
Ingin lebih tahan Laaama ketika bercinta ? Ingin Memuaskan Istri anda ?


close
Foredi