Terapi uap pada vagina dapat menimbulkan Bacterial Vaginosis - Cara Manfaat

Terapi uap pada vagina dapat menimbulkan Bacterial Vaginosis

terapi uap

Akhir akhir ini muncul terapi untuk area vagina bernama V-steaming, yaitu bagian intim wanita di lakukan penguapan (steam) agar bagian tersebut lebih bersih dan kesat.
Beberapa selebritis dunia pun ada yang langganan melakukannya seperti Gwynwth Paltrow dan mantan istri dari personil band Coldplay Chris Martin.


Dalam penguapan vagina, wanita yang melakukannya diminta untuk duduk atau berjongkok. Di bawah mereka ada semangkuk air yang dicampuri dengan berbagai bahan herbal. Bahan yang dipakai untuk ramuan antara lain daun mugwort, basil, atau oregano. Terapi uap ini diyakini mampu meredakan nyeri menstruasi, mengatasi infeksi jamur, memperlambat menopause, dan mengatasi kemandulan. Sejauhmana kebenaran klaim ini?

    “Tak ada bukti ilmiah bila prosedur ini bermanfaat (untuk kesehatan vagina),” kata Dr Draion Burch, dokter kandungan dari Pittsburgh, seperti dikutip laman Detik Health.

Menurut Burch, vagina sebenarnya memiliki caranya sendiri untuk membersihkan diri. Tubuh memiliki kemampuannya sendiri dalam mendetoksifikasi racun, termasuk di vagina. Pembersihan vagina seperti douching, kata Burch, bahkan dimungkinkan memiliki efek samping pada organ kemaluan wanita.

Hal ini berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Nursing pada tahun 20014. Pada wanita yang melakukan douching berisiko mengalami bacterial vaginosis. Ini adalah bentuk peradang di vagina karena adanya bakteri yang berkembang secara berlebihan. Wanita yang kondisi demikian juga rentan terkena HIV.

“V-steaming juga bisa memicu efek samping yang bersifat langsung, seperti luka bakar pada daerah sensitif,” ujar Dr Burch.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel