Ingin Punya Anak, Pastikan Celana Dalam Anda Tidak Ketat - Cara Manfaat

Ingin Punya Anak, Pastikan Celana Dalam Anda Tidak Ketat

Ingin Punya Anak, Pastikan Celana Dalam Anda Tidak Ketat
Kemampuan pria untuk memiliki keturunan sebenarnya ditentukan oleh hal-hal sederhana seperti gaya hidup atau pola makan. Namun ada hal lain yang kerap dilupakan, celana dalam pilihan mereka.

Allan Pacey, pakar kesuburan dari University of Sheffield mengatakan pria yang sering mengenakan celana dalam ketat cenderung mempunyai sperma bermutu rendah.

"Kami melakukan studi pada 2.500-an pria muda. Kami kira yang harus dikhawatirkan adalah kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol mereka, tetapi ternyata penggunaan celana dalam sudah bisa jadi faktor risiko tunggal dari kemandulan pria," katanya.

Baca juga : 


Seperti dikutip dari Metro, Selasa (14/6/2016), Pacey mengungkapkan, pria dengan celana dalam ketat berisiko 2,5 kali lebih besar untuk menghasilkan sperma berkualitas rendah dibandingkan yang suka memakai celana boxer.

Dalam kesempatan yang sama, Pacey juga menyebut seorang pria sebaiknya segera memiliki keturunan sebelum usianya memasuki 40 tahun. Sebab anak yang lahir dari pria berumur di atas 40 tahun cenderung mengalami kondisi seperti skizofrenia, autisme, down syndrome dan kekerdilan.

"Bukannya terjadi penurunan jumlah sperma yang dihasilkan, tetapi saat usia Anda menginjak 40-45 tahun, kualitasnya yang berkurang," tandasnya.

Akibatnya, kondisi kesehatan anak yang lahir dari ayah yang tua jauh lebih buruk daripada kesehatan anak yang lahir dari ayah yang usianya lebih muda.

Begitu juga dengan risiko keguguran pada ibu hamil. Menurut Pacey, pria berkontribusi terhadap risiko keguguran pada istrinya jika ia menghamili sang istri di usia 40-an. "Tak banyak yang tahu bahwa masalah pada sperma dapat memberikan kontribusi secara independen terhadap risiko keguguran pasangannya," tutupnya.

Ada beberapa pendapat berbeda tentang celana dalam seperti apa yang sebaiknya dipakai pria agar cepat memiliki momongan. Riset yang dilakukan National Institutes of Health, AS beberapa waktu lalu mengungkap penggunaan celana dalam yang longgar ataupun ketat tidak berpengaruh terhadap kualitas sperma dan kemampuan mereka untuk membuahi istrinya.

Menurut praktisi kesehatan seksual dari Universitas Tarumanegara, dr Andri Wanananda, MS, apapun bentuk celana dalamnya tak jadi soal, entah itu yang berbentuk segitiga ataupun boxer. Yang terpenting tidak menekan buah zakar (testis) agar suhunya tidak terlampau panas.

"Hal ini bisa mengganggu produksi sperma dalam buah zakar. Juga mandi sauna yang terlalu kerap. Jadi sebaiknya tidur dengan celana dalam longgar atau tanpa celana dalam agar didapatkan suhu yang nyaman untuk buah zakar," jelasnya

Baca juga : 
Inilah Tips Untuk Menghindari Kanker pada Remaja
Inilah Makanan yang dapat Menyehatkan Payudara Anda sumber : detik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel