Apakah Area Miss V Anda Gatal Setelah Bercinta Menggunakan Kondom? Ini Sebabnya - Cara Manfaat

Apakah Area Miss V Anda Gatal Setelah Bercinta Menggunakan Kondom? Ini Sebabnya

Apakah Area Miss V Anda Gatal Setelah Bercinta Menggunakan Kondom? Ini Sebabnya
Ketika Anda ingin menunda untuk memiliki anak lagi, maka biasanya anda menggunakan kondom ketika akan melakukan hubungan seksual. Namun pada wanita, terkadang penggunaan kondom ketika berhubungan seksual, dapat menimbulkan keluhan gatal gatal pada area sekitar vagina.

Menanggapi permasalahan seperti ini, Diana Mansour, seorang konsultan di Community Gynaecology and Reproductive Healthcare, mengungkapkan jika beberapa hari setelah melakukan hubungan seksual menggunakan kondom, maka vagina bisa saja masih terasa gatal dan tidak nyaman.

Baca juga  :


Diana menerangkan jika kulit di area luar vagina sangat halus dan mempunyai pH yang lebih rendah dari kulit pada bagian tubuh yang lain. Area intim juga memiliki bakteri yang sehat yang dapat membantu menjaga daerah kewanitaan.

Nah, jika area vagina terasa gatal sampai berhari-hari, hal ini terjadi karena kondom dan spermasida mengganggu keseimbangan bakteri sehat yang terdapat pada area vagina, dan hal ini dapat mengakibatkan iritasi. Oleh karenanya, ketika Anda merasakan gatal terus terusan pada area vagina, maka Diana menyarakan jika anda menggunakan kontrasepsi dalam bentuk lain.

Diana melanjutkan, Anda harus memastikan jika sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Untuk mengatasi iritasi, maka jagalah kebersihan pada area vagian dan cukup dibilas menggunakan air bersih.  Beberapa jenis salep atau krim juga dapat digunakan, tapi sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter kulit kelamin atau ginekolog Anda.

Untuk mencegah iritasi semakin parah, maka hindari busa sabun mandi mengalir ke area vagina, mencukur rambut kemaluan, dan penggunaan docoran vagian. Anda disarankan untuk tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat dan tidak rutin menggunakan pantyliner jika tidak dalam kondisi mendesak.

dr Nugroho Setiawan SpAnd dari RSUP Fatmawati membenarkan jika kondom umum atau biasa yang beredar di pasaran, pasti menggunakan spermasida. Spermasida adalah bahan kimia yang mampu membunuh sel sperma sehingga kondom tidak hanya berfungsi untuk menahan sperma masuk ke dalam vagina, tapi juga mempu membunuh sperma supaya semakin dapat mencegah kehamilan.

dr Nugroho menurtukan kepada detikHealth beberapa waktu lalu dan ditulis pada Minggu (14/12/2014), jika tidak semua orang cocok dengan zat spermasida ini, ada beberapa orang yang mengalami alergi. Hal ini bisa di tandai dengan rasa gatal, ruam dan sensasi terbakar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel