Sering Masturbasi, Ini Dampak Buruknya. - Cara Manfaat

Sering Masturbasi, Ini Dampak Buruknya.

Sering Masturbasi, Ini Dampak Buruknya.
 Masturbasi atau onani adalah merangsang organ seksual yang disengaja untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan menggunakan bantuan alat atau tanpa menggunakan bantuan alat atau kombinasi keduanya. Masturbasi adalah salah satu bentuk autoerotisisme yang paling umum, walaupun hal tersebut dapat juga dilakukan menggunakan bantuan orang lain.

Masturbasi, bisa dilakukan oleh pria dan wanita dan sampai saat ini, para ahli belum memiliki batasan yang pasti mengenai seberapa sering normalnya masturbasi dilakukan.

Namun, jika sudah sampai mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari, maka kebiasaan masturbasi bisa dianggap sudah tidak sehat. Jika sudah seperti itu, maka hal seperti itu tidak mendapatkan manfaat, tapi akan beresiko buruk.

Baca juga : 


Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini empat hal buruk jika masturbasi sudah tidak sehat:

1. Berkurang nya sensitivitas

Wulan Ayu Ramadhani, seorang psikolog perkawainan dan keluarga dari Klinik Rumah Hati, mengatakan jika seseorang yang sering melakukan masturbasi melalui stimulasi seks secara visual, seperti majalah atau video porno, terkadang menjadikan hubungan intim dengan pasangan menjadi berkurang.

Wulan mengatakan jika hal ini bisa jadi karena pemuasan diri sendiri, dianggap lebih memuaskan daripada ketika berhubungan dengan pasangan, walaupun hal itu tidak selalu.

2. Ejakulasi dini

Pakar seks Dr Andri Wanananda MS, mengatakan jika masturbasi relatif normal jika dilakukan tidak sampai mengganggu kegiatan produktif sehari-hari. Namun, jika sudah terlalu sering, maka dapat mengakibatkan terjadinya ejakulasi dini ketika bercinta dengan pasangan.

"Hal ini disebabkan oleh kebiasaan yang tergesa-gesa ketika masturbasi, karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri ( self-satisfaction). Kemudian, ketika ia menikah, maka sifat tersebut masih terpatri di dalam dirinya, sehingga ia mengabaikan eksistensi istrinya. Hal itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini" ungkap Dr Andri.

3. Cedera

Terdapat kasus di Nigeria, dilaporkan jika seorang laki-laki mematahkan penisnya sendiri ketika sedang melakukan masturbasi. ia memegang pangkal penisnya menggunakan ibu jari, telunjuk dan jari tengah kirinya, lalu ia memutar penis ke arah tangan kanan.

Kemudian ia mendengar suara 'klik' yang diikuti dengan rasa sakit dan hal ini menyebabkan penisnya patah. Tapi ia masih beruntung, karena masih dapat melakukan ereksi 5 hari setelah melakukan operasi.

4. Berujung adiksi

Masturbasi berdampak adiksi masih menjadi perdebatan di antara para ahli. Namun bagi terapis Dee Wagner kepada Medical Daily, menurut nya, masturbasi yang terlalu sering akan menstimulasi otak seperti narkoba.

Untuk mendapatkan kenikmatan yang sama, seseorang perlu melakukannya secara lebih intens dan hal ini sudah termasuk.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel