Ini yang Harus diketahui oleh Perempuan Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan - Cara Manfaat

Ini yang Harus diketahui oleh Perempuan Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan

Ini yang Harus diketahui oleh Perempuan Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan
Mencukur rambut kemaluan, memang akan membuat tampilan Mrs V Anda menjadi terlihat lebih bersih dan rapi, tapi jika Anda ingin mencukur nya sampai habis, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu dampak dari mencukur rambut kemaluan tersebut.

Sebuah penelitian yag dipubilkasikan dalam American Journal of Obstetrics and Gynaecology menyebutkan jika, 60 persen wanita yang suka mencukur rambut kemaluannya, akan mengalami setidaknya satu komplikasi kesehatan yang timbul setelah melakukan hal tersebut.

Hal yang paling sering muncul setelah mencukur rambut kemaluan, biasanya adalah abrasi epidermal (yaitu luka yang tidak terlihat di kulit) dan ingrown hair (yaitu bulu yang tumbuh ke arah dalam kulit yang dapat menyebabkan benjolan).

Fakta ini tentu cukup mengejutkan. Lalu, apakah mencukur rambut kemaluan benar benar mempunyai efek yang buruk untuk kesehatan ?

Baca juga : 


Hugh Byrne, seorang konsultan Ginekolog di St George's University Hopsitals NHS Foundation Trust, menjelaskan bahwa ada enam hal yang harus diketahui oleh wanita sebelum mencukur rambut kemaluannya, seperti dikutip dari Telegraph pada Kamis (8/12/2016), berikut penjelasannya.

1. Abses dapat timbul karena menghilangkan rambut kemaluan

Hugh mengatakan jika menghilangkan rambut kemaluan, dapat meningkatkan resiko munculnya abses. Hal ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang memasuki tubuh melalui folikel rambut.

2. Waxing tidak lebih baik dari mencukur

Ia mengatakan jika tidak ada perbedaan antara mencukur dengan waxing, karena rambut kemaluan umumnya tumbuh miring, jadi jika melakukan waxing pun, tidak akan sepenuhnya mencabut rambut pada daerah tersebut. Mereka masih dapat menyebabkan rambut tumbuh ke arah dalam.

3. Mungkina lebih baik jika menggunakan krim penghilang rambut. 

Karena waxing dengan mencukur rambut kemaluan mempunyai efek yang sama, maka menggunakan krim penghilang rambut bekerja menggunakan cara yang berbeda dari kedua tehnikk tersebut.

Ia mengatakan jika satu satunya perbedaan dengan menggunakan krim untuk menghilangkan rambut kemalua, adalah jika menggunakan krim maka tidak ada trauma fisik pada kulit, yang berarti kemungkinan Anda mendapat luka dan infeksi semakin kecil.

4. Menghilangkan rambut kemaluan dapat meningkatkan resiko Infeksi Menular Seksual (IMS)

Sebuah studi pada tahun 2012, menunjukan jika dengan menghilangkan rambut kemaluan, hal itu dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengalami IMS.

Hal ini karena, rambut kemaluan yang dihilangkan pada area tersebut, dapat mempengaruhi selaput kulit, sehingga membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk kedalam tubuh.

“Jika tidak ada rambut pada area kemaluan maka kulit akan lebih rentan terhadap infeksi, misalnya infeksi herpes dan IMS,” ujarnya.

5. Memangkas sedikit rambut kemaluan, lebih baik

Jika Anda memang tidak menyukai rambut kemaluan yang panjang, maka memangkas nya adalah hal yang lebih aman.

Ia mengatakan jika folikel rambut yang tumbuh ke dalam, tidak akan terjadi jika Anda melakukan pemangkasan. Tapi, hal yang menjadi masalah adalah, rambut dapat tumbuh lebih panjang, sehingga dapat menyebabkan rasa gatal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel