Inilah Alasan Mengapa Istri Enggan Menggunakan Posisi Reverse Cowgirl Ketika Bercinta - Cara Manfaat

Inilah Alasan Mengapa Istri Enggan Menggunakan Posisi Reverse Cowgirl Ketika Bercinta

Inilah Alasan Mengapa Istri Enggan Menggunakan Posisi Reverse Cowgirl Ketika Bercinta
Ketika bercinta, posisi reverse cowgirl adalah salah satu posisi yang dapat membuat sang istri dapat mengendalikan sesi bercinta, tapi, bukan berarti ketika suami mempunyai ide agar posisi tersebut digunakan, maka sang istri akan selalu mau.

Hal ini karena ada hal yang dapat menyebabkan mengapa istri malah menggunakan posisi seperti itu, seperti dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini alasan mengapa istri enggan menggunakan posisi reverse cowgirl ketika bercinta.

1. Tidak ada kontak mata

Pada posisi reverse cowgirl, sang istri pasti membelakangi sang suami. Nah, ketika hal ini dilakukan, maka tidak ada kontak mata yang dilakukan diantara pasturi. Hal ini dapat mengurangi keintiman pasangan tersebut karena pasutri tidak melakukan kontak mata.

"Seperti diketahui, jika kontak mata dapat membuat suami dan istri merasa lebih dekat dan intim. Ketika tidak ada kontak mata, maka keintiman bisa saja dapat berkurang. Padahal untuk wanita, keintiman sangat penting untuk meningkatkan gairahnya" ungkap seorang terapis seks Kat Van Kirk, PhD

Baca juga : 
2. Dapat membuat tidak percaya diri. 

Pada posisi reverse cowgirl, maka bokong istri akan terekspos atau terlihat dengan jelas oleh suami. Nah, bokong adalah salah satu bagian tubuh yang cukup berpengaruh pada kepercayaan diri wanita.

Ketika wanita merasa tidak percaya diri dengan bokong nya, maka tidak mungkin posisi reverse cowgirl akan mengacaukan konsentrasinya sehingga ia tidak dapat menikmati sesi bercinta, demikian seperti diungkapkan oleh seorang terpis seks Tammy Nelson.

3. Harus membersihkan kamar sebelum melakukannya. 

Tidak seperti posisi cowgirl, dimana sang istri masih bisa memandang suami, maka pada posisi reverse cowgirl ini, maka wanita akan melihat seisi kamar. Nah, ketika wanita tidak betah dengan kondisi kamar yang berantakan, maka penerapan posisi ini ketika kamar dalam kondisi tidak rapi maka akan menganggunya.

"Dengan demikian, maka sang istri harus terlebih dahulu merapikan kamar, karena ia akan memandang sebagian isi kamar. Pada wanita yang tidak betah dengan kondisi kamar yang berantakan, maka hal itu dapat mematikan gairah nya" ungkap edukator seks, Emily Nagoski.

4. Khawatir penis akan mengalami resiko cidera. 

Penis, memang tidak dapat patah karena tidak tersusun dari tulang. Tapi, penis dapat mengalami kemungkinan cidera ketika istri menerapkan posisi seks di atas, seperti posisi women on top atau reverse cowgirl.

Nah, jika istri khawatir penis suami dapat mengalami cidera, maka hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan sendiri untuk sang istri ketika ia ingin menggunakan posisi ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel