Benarkah Taoge dapat Meningkatkan Kualitas Sperma ? - Cara Manfaat

Benarkah Taoge dapat Meningkatkan Kualitas Sperma ?

Benarkah Taoge dapat Meningkatkan Kualitas Sperma ?
Ketika pasangan suami-istri mempunyai rencana untuk memiliki anak, biasanya sang pria akan dianjurkan untuk mengkonsumsi taoge, hal ini karena ada keyakinan di tengah masyarakat bahwa taoge dapat membuat sperma menjadi sehat dan berkualitas tinggi. Benarkah demikian ?

Nutrisionis Jansen Ongko, MSc, RD mengatakan bahwa taoge dapat meningkatkan kesuburan sampai saat ini belum terbukti secara ilmiah. Oleh karena itu, sampai saat ini belum diketahui sampai sejauh mana keakuratannya.

Baca juga : 


Jansen menuturkan kepada detikHealth bawa dari segi gizi, sebanyak 30 persen ketidaksuburan (infertility) di pengaruhi oleh gaya hidup, terutama pola makan yang tidak sehat, misalnya makan makanan yang banyak mengandung lemak dan gula tambahan.

Taoge sendiri adalah salah satu jenis sayuran yang banyak di konsumsi oleh masyarakat indonesia. Pada umumnya taoge dibuat dari kacang hijau, tapi ada juga taoge yang terbuat dari kacang kedelai. Proses pertumbuhan biji menjadi taoge adalah proses memecah bentuk biji-bijian.

Jansen menjelaskan jika proses inilah yang membantu meringankan kerja sistem pencernaan dalam tubuh dan membantu penyerapan zat besi, vitamin C serta zinc yang terdapat di dalam taoge.

Selain itu, taoge juga mengandung vitamin B, vitamin E dan karotenoid yang tinggi. Walaupun begitu, Jansen mengingatkan agar tidak mengkonsumsi taoge yang tidak dimasak dengan matang atau tidak dimasak sama sekali (mentah) hal ini karena, taoge kebanyakan mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan seperti bakteri salmonella dan E.Coli.

Nah, jika Anda ingin meningkatkan kualitas sperma, maka Anda lebih dianjurkan untuk menerapkan pola makan yang seimbang, bukan dengan mengkonsumsi taoge dalam jumlah yang banyak. Kurangi makanan yang mengandung lemak trans dan makanan yang banyak mengandung gula. Jansen mengatakan jika makanan berlemak dapat mempengaruhi hormon estrogen dan dapat meningkatkan lemak badan sehingga dapat menganggu kesuburan.

Selain itu, dengan meningkatkan konsumsi sayur dan buah terutama yang mengandung vitamin C,E dan B kompleks maka dapat memperbaiki kualitas sperma dan vitamin-vitamin ini juga penting untuk pengaturan hormon-hormon. Mineral yang penting untuk kesuburan yaitu seng (zinc), tembaga dan selenium.

Jansen menuturkan jika Zinc bisa didapat dari makanan seperti buncis, kacang-kacangan, keju, daging sapi, ayam dan aneka ikan laut. Seafuood, gandung, jagung, polong-polongan juga banya mengandung tembaga dan selenium.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel