Ini Hubungan Berat Badan dan Disfungsi Ereksi Pada Pria - Cara Manfaat

Ini Hubungan Berat Badan dan Disfungsi Ereksi Pada Pria

Ini Hubungan Berat Badan dan Disfungsi Ereksi Pada Pria
Ini Hubungan Berat Badan dan Disfungsi Ereksi Pada Pria

Disfungsi ereksi atau yang lebih sering disebut impotensi merupakan sebuah kelainan seksualitas pada pria saat bercinta. Masalah disfungsi ini biasanya diketahui secara jelas saat seorang pria tidak mampu untuk melakukan ereksi dengan sempurna saat ia bercinta. Menurut sebuah penelitian, ada beberapa faktor yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi saat bercinta yaitu penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan kelebihan berat badan atau obesitas. Anda pasti terkejut bukan bahwa hubungan berat badan dan disfungsi saling berkaitan?

Benar sekali bahwa menurut sebuah penelitian, ditemukan bahwa 4 dari 5 kasus pria yang mengalami masalah disfungsi ereksi juga memiliki masalah lain yaitu obesitas. Hal tersebut telah dibuktikan oleh Mayo Clinic bahwa obesitas atau kelebihan berat badan ialah salah satu faktor utama penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang hubungan berat badan dan disfungsi ereksi pada pria, maka simaklah pengertian tentang obesitas atau kelebihan berat badan berikut ini.

  • Pengertian Obesitas atau Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan atau obesitas ialah salah satu jenis penyakit yang mana ditunjukkan dengan kondisi tubuh yang mengalami permasalahan kelebihan porsi lemak. Seseorang dikatakan mengalami sebuah penyakit obesitas saat perbandingan antara tinggi badan dan berat badannya sangat berbanding sangat jauh.
Masalah hubungan berat badan dan disfungsi ereksi bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Hal itu karena kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan gangguan lain, seperti sesak napas, komplikasi organ dalam, penyakit jantung, hipertensi, kanker, gangguan seksualitas, dan masih banyak lainnya.
Perlu Anda ketahui bahwa penyakit obesitas ini sangat rentan terjadi pada seorang pria. Seorang pria yang sudah menginjak usia matang dan memiliki berat badan berlebih akan sangat rentan terkena penyakit obesitas. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus maka besar kemungkinan ia akan mengalami gangguan disfungsi ereksi.

Anda pasti bertanya-tanya bukan, mengapa hubungan berat badan dan disfungsi ereksi saling berkaitan satu sama lain? Maka inilah beberapa hal yang menyebabkan masalah kelebihan berat badan dan disfungsi saling berhubungan.

Beberapa Efek Obesitas Yang Disebabkan Hubungan Berat Badan dan Disfungsi Ereksi Saling Berkaitan

Seorang pria yang mengalami masalah kegemukan akan cenderung memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Kualitas pola hidupnya akan menurun drastis akibat gangguan tidur dan tingginya selera makan yang berlebihan ini. Dengan timbulnya masalah ini, maka seorang pria akan sangat rentan terkena gangguan seksualitas seperti disfungsi ereksi. Untuk itu simaklah penjelasan tentang keterkaitan hubungan berat badan dan disfungsi ereksi yang menyebabkan pria mendapatkan gangguan pada seksualitasnya.

  1. Gangguan psikologis
Psikologis merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya suatu masalah disfungsi ereksi pada pria yang mengalami obesitas. Pada umumnya, seorang pria yang mengalami masalah disfungsi ereksi akan mudah merasa tidak percaya diri terhadap lingkungan sosial sekitarnya. Bahkan terkadang ia malu dengan pasangannya sendiri akibat kelebihan berat badan yang ia alami.
Timbulnya rasa minder dan malu inilah yang membuat seorang pria mengalami penurunan kualitas seksualitas. Dengan demikian maka dikatakan bahwa hubungan berat badan dan disfungsi ereksi dapat menyebabkan terjadi masalah disfungsi ereksi. Selain itu, dapat pula dikatakan bahwa gangguan psikologis ialah salah satu faktor terjadinya masalah obesitas dan disfungsi ereksi saling berkaitan.

  1. Obesitas menyebabkan gangguan pada sistem vascular
Bukti bahwa hubungan berat badan dan disfungsi ereksi dapat dilihat sirkulasi darah yang mengalir pada alat vital pria. Seseorang yang mengalami obesitas biasanya akan mengalami gangguan pada sistem vascularnya. Hal inilah yang menyebabkan aliran darah yang mengalir ke alat vital pria (penis) menjadi terhambat. Akibat yang dialami oleh seorang pria saat ia mengalami hambatan pada sistem vaskularnya ialah ia tidak akan mampu mendapatkan penis yang kokoh dan keras. Kondisi ini membuat seorang pria akan mengalami disfungsi ereksi atau impotensi pada alat vitalnya.

  1. Obesitas dapat merusak lapisan Endotelium pada penis pria
Endotelium ialah sebuah lapisan sel yang berfungsi untuk melapisi darah dari jantung ke jaringan-jaringan kecil pada tubuh pria. Saat terjadi penurunan kinerja pada Endotelium ini, maka secara otomatis kinerja sistem vascular dan fungsi ereksi pun akan menurun.
Masalah yang sering mengganggu kinerja sistem vascular dan fungsi ereksi ialah obesitas. Lemak berlebih yang terjadi pada pria yang menderita obesitas akan mengeluarkan banyak zat bioaktif. Zat inilah yang akan mempengaruhi rusaknya sebuah pembuluh Endotelium pada alat vital pria dan mengakibatkan sebuah masalah peradangan. Kondisi pembuluh Endotelium yang meradang pada alat vital pria ini yang merupakan penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.

  1. Obesitas menyebabkan gangguan Aterosklerosis
Penyebab terjadinya disfungsi ereksi akibat obesitas lainnya dapat Anda lihat dari timbulnya masalah Aterosklerosis. Aterosklerosis ialah salah satu jenis gangguan yang terjadi pada pria dimana ia mengalami masalah pengerasan pada pembuluh arterinya akibat adanya endapan lemak yang berlebih. Seorang pria yang mengalami obesitas akan mudah mengalami masalah Aterosklerosis yang akan mengakibatkan menderita disfungsi ereksi.

  1. Obesitas menyebabkan kelainan Hipogonadisme
Hipogonadisme merupakan sebuah kelainan yang terjadi pada penis pria dimana testis yang dimilikinya tidak mampu bekerja secara normal dalam memproduksi hormon testosteron. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan ini terjadi ialah seorang pria mengalami masalah obesitas.
Seperti yang Anda ketahui bahwa jumlah hormon testosteron yang diproduksi oleh pria sangat berpengaruh pada gairahnya saat bercinta. Saat seorang pria tidak mampu memproduksi hormon ini secara normal, maka besar kemungkinan ia akan mengalami masalah disfungsi ereksi.

Jadi itulah beberapa penyebab terjadinya suatu hubungan berat badan dan disfungsi ereksi yang dialami oleh seorang pria dewasa. Semua penyebab di atas membuktikan bahwa obesitas ialah faktor utama terjadinya suatu masalah disfungsi ereksi pada seorang pria saat bercinta.

Lalu, adakah cara untuk mengatasi masalah hubungan berat badan dan disfungsi ereksi yang saling berhubungan ini? Cara untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi pada pria yaitu dengan cara mencegah terjadinya obesitas yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, perhatikan beberapa cara mencegah terjadinya masalah disfungsi ereksi pada pria akibat obesitas berikut ini.

Cara Mencegah Terjadinya Disfungsi Ereksi Pada Pria Akibat Obesitas

  1. Olahraga teratur
Olahraga secara teratur ialah salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya suatu masalah obesitas yang berkelanjutan. Dengan olahraga secara rutin maka, seorang pria akan mendapatkan sistem vascular yang normal kembali dan akan terhindar dari masalah disfungsi ereksi.

  1. Program diet
Saat Anda sadar bahwa Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, maka yang perlu Anda lakukan ialah melakukan diet. Program diet akan membatasi konsumsi makanan Anda dalam sehari-hari, sehingga masalah kelebihan berat badan Anda pun akan terpecahkan.

  1. Meditasi atau Yoga
Meditasi dan Yoga sangat disarankan untuk para lelaki yang mengalami masalah obesitas. Dengan merilekskan tubuh dan pikiran, maka secara otomatis tubuh akan terhindar dari stress dan Anda pun akan mengatasi masalah obesitas Anda dengan baik.

Demikianlah penjelasan tentang penyebab hubungan berat badan dan disfungsi ereksi pada seorang pria saling berkaitan. Saat Anda mengalami masalah disfungsi ereksi akibat gangguan obesitas, maka yang perlu Anda lakukan ialah menerapkan 3 cara efektif di atas yaitu yoga, diet, dan olahraga secara teratur. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Anda dalam mengatasi masalah disfungsi ereksi akibat obesitas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel